Peningkatan Literasi Keuangan Melalui Edukasi Manajemen Keuangan Sejak Dini pada Siswa SMA Muhammadiyah 8 Ciputat, Kota Tangerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.33753/ijse.v7i2.276Keywords:
financial literacy; financial management; consumptive behaviorAbstract
The rapid development of digital technology has significantly transformed consumption patterns in society, including among students. Easy access to online shopping platforms, digital wallets, and various technology-based financial services has increased the risk of consumptive behavior among adolescents. This condition highlights the importance of early financial education as an effort to foster healthy financial behavior. This Community Service Program aimed to enhance students’ understanding of personal financial management, pocket money management, saving habits, and the ability to distinguish between needs and wants. The program was conducted for students of SMA Muhammadiyah 8 Ciputat, South Tangerang City, through lectures, interactive discussions, simple budgeting simulations, and evaluations using pre-tests and post-tests. The results indicated a significant improvement in students’ understanding of needs and wants, increasing from 45% to 92%; their ability to allocate pocket money for savings, increasing from 20% to 85%; and their awareness of the risks of digital consumptive behavior, increasing from 35% to 78%. Furthermore, participants demonstrated improved skills in preparing simple financial plans and greater motivation to save regularly. These findings demonstrate that early financial management education is effective in improving financial literacy and fostering more responsible financial behavior among students.
Abstrak
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Kemudahan akses terhadap platform belanja daring, dompet digital, dan berbagai layanan keuangan berbasis teknologi meningkatkan risiko munculnya perilaku konsumtif pada remaja. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi keuangan sejak dini sebagai upaya membentuk perilaku finansial yang sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai manajemen keuangan pribadi, pengelolaan uang saku, kebiasaan menabung, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Kegiatan dilaksanakan pada siswa SMA Muhammadiyah 8 Ciputat, Kota Tangerang Selatan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, simulasi penyusunan anggaran sederhana, dan evaluasi menggunakan pre-test serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai kebutuhan dan keinginan dari 45% menjadi 92%, kemampuan menyisihkan uang saku untuk tabungan dari 20% menjadi 85%, serta kesadaran terhadap bahaya perilaku konsumtif digital dari 35% menjadi 78%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun perencanaan keuangan sederhana dan motivasi untuk menabung secara rutin. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi manajemen keuangan sejak dini efektif dalam meningkatkan literasi keuangan dan membentuk perilaku finansial yang lebih bertanggung jawab pada siswa.
Kata Kunci: literasi keuangan; manajemen keuangan; perilaku konsumtif
Downloads
References
Afrilia, V., Zulaihati, S., & Respati, D. K. (2025). Pengaruh Gaya Hidup, Literasi Keuangan, dan Penggunaan Dompet Digital terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(3), 820–835. https://doi.org/doi.org/10.63822/wc1rgt34
Artha, F. A., Wibowo, K. A., & Program. (2023). Pengaruh literasi keuangan, perencanaan keuangan, dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. 19(1), 1–9.
Hidayat, A., Janwar, W., & Anto, A. (2025). Peran Literasi Keuangan dan Gaya Hidup dalam Membentuk Perilaku Konsumtif Mahasiswa Universitas Famika. NOBEL MANAGEMENT REVIEW, 6(2), 164–176.
Kusumaningtyas, I., & Sakti, N. C. (2017). Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo. Jurnal PendidikannEkonomi, 5(3).
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Strategi-Nasional-Literasi-Keuangan-Indonesia-2021-2025.aspx
Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-Dan-Inklusi-Keuangan-SNLIK-Tahun-2025.aspx
Thomas, G. N., Ramadhanti Nur, S. M., & Indriaty, L. (2024). The Impact of Financial Literacy , Social Capital , and Financial Technology on Financial Inclusion of Indonesian Students. 3(4), 308–315. https://doi.org/10.56472/25835238/IRJEMS-V3I4P140
Yushita, A. N. (2017). Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Pengelolaan Keuangan Pribadi. Nominal, Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 6(1). https://doi.org/10.21831/nominal.v6i1.14330
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










