Pengembangan Model Edupreneurship sebagai Upaya Peningkatan Daya Tarik Wisata Pantai Pudak, Kabupaten Blitar
DOI:
https://doi.org/10.33753/ijse.v6i3.258Keywords:
edupreneurship; tourism; pudak beachAbstract
The development of Pudak Beach, located in Ngadipuro Village, Wonotirto District, Blitar Regency, as a tourist destination is not simply about creating a tourist attraction, but rather a comprehensive strategy aimed at improving the welfare of the local community while preserving the environment. By optimizing the surrounding natural and cultural potential, investment in tourism can generate new employment opportunities, strengthen the creative economy sector, and increase local income—particularly through community-based tourism products and services. This community service program aims to develop an edupreneurship model that aligns with the social, economic, and cultural characteristics of the communities surrounding Pantai Pudak, Blitar Regency. The activities include needs assessment, entrepreneurship training (such as batik-making, visual branding, labeling and packaging), and digital marketing workshops. The program involved observation and interviews with Bumdes Estu Maju and Pokdarwis Dewatapuro, providing hands-on training while assessing participants’ enthusiasm and skill development throughout the process. The outcomes of the training and socialization activities successfully enhanced participants’ knowledge and understanding of hand-drawn batik techniques, visual branding, product labeling and packaging, as well as digital marketing. The significant improvement in skills and entrepreneurial capacity is expected to enable the community to manage local businesses more effectively, comprehend modern marketing concepts, and cultivate greater awareness of the importance of collaboration in sustaining and developing tourism potential. Furthermore, this program is expected to strengthen the community’s capacity as education- and economy-oriented tourism actors and provide recommendations for replicating the model in other coastal destinations.
Abstrak
Pengembangan Pantai Pudak yang terletak di Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar ini sebagai destinasi wisata bukan sekadar menciptakan tempat wisata, melainkan strategi komprehensif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Dengan mengoptimalkan potensi alam dan budaya di sekitarnya, investasi di bidang pariwisata dapat menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat sektor ekonomi kreatif, dan meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama melalui produk dan layanan pariwisata berbasis komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan model edupreneurship yang selaras dengan karakteristik sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat di sekitar Pantai Pudak, Kabupaten Blitar. Kegiatannya meliputi kajian kebutuhan, pelatihan kewirausahaan (pembuatan batik, visual branding, labelling, dan pengemasan produk), serta pelatihan pemasaran digital. Program ini melibatkan observasi dan wawancara dengan Bumdes Estu Maju dan Pokdarwis Dewatapuro, pemberian pelatihan praktis, sekaligus penilaian antusiasme dan pengembangan keterampilan peserta selama proses pelatihan. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang teknik batik tulis, visual branding, labelling dan pengemasan produk, serta pemasaran digital. Peningkatan keterampilan dan kapasitas kewirausahaan yang signifikan diharapkan dapat memampukan masyarakat mengelola usaha secara lebih efektif, memahami konsep pemasaran modern, dan menumbuhkan kesadaran yang lebih besar akan pentingnya kolaborasi dalam mempertahankan dan mengembangkan potensi wisata. Lebih lanjut, program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat sebagai pelaku wisata yang berorientasi pada pendidikan dan ekonomi, serta memberikan rekomendasi untuk mereplikasi model ini pada destinasi pesisir lainnya.
Kata Kunci: edupreneurship; wisata; pantai pudak
Downloads
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (P. Rapanna (ed.); Cetakan 1). CV. Syakir Media Press. https://books.google.co.id/books?id=JtKREAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_atb#v=onepage&q&f=false.
Adhrianti, L., & Aditia, R. (2025). Bengkulu Tourism Brand Reputation Management (Case Study of the Natural Bengkulu Logo). Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 10(1), 29–40. https://doi.org/10.25008/jkiski.v10i1.1117.
Afifandasari, T., & Subiyantoro, S. (2022). Pengembangan Jiwa Edupreneurship Melalui Kepemimpinan Yang Demokratis Di Lembaga Pendidikan. Jurnal Eduscience, 9(1), 279–287. https://doi.org/10.36987/jes.v9i1.2638.
Blitar, B. K. (2023). Data Pengunjung Destinasi Pariwisata Menurut Kecamatan di Kabupaten Blitar, 2023. Retrieved from Dinas Pariwisara Dan Kebudayaan Kabupaten Blitar Website: https://blitarkab.bps.go.id/id/statisticstable/2/MTk0IzI=/data-pengunjung-destinasi-pariwisata-menurut--kecamatan-dikabupaten-blitar.
Cahyani, I. A. F., Futy, A., Fadillah, A., & Yasifa, E. A. (2024). The Identity of Priangan Local Wisdom in Modern Batik Motif InnovationUnderstanding. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 11(9), 131–144. https://doi.org/dx.doi.org/10.18415/ijmmu.v11i9.6035.
Darmawan, D. K. P., & Cahyono, H. (2025). Perencanaan Kawasan Wisata Pantai Pudak Berbasis Komunitas. Independent: Journal of Economics, 5(2), 105–113. https://doi.org/10.26740/independent.v5i2.72420.
Fitri, Z. Z., Kamil, N., Kamil, N., Nisa, H. R., & Munastiwi, E. (2023). Edupraneurship In Fostering Entrepreneurial Values In Early Childhood. Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 7(2), 241–250. https://doi.org/10.35896/ijecie.v7i2.556.
Kasidi, D. (2023). Peluang Edupreneurship Bagi Kesejahteraan Guru Di Indonesia. Tractare: Jurnal Ekonomi-Manajemen, 6(2), 113–120. https://doi.org/10.62820/trt.v6i2.113.
Lestari, N., & Nugroho, Y. (2023). Model pengembangan komunitas melalui pelatihan dan evaluasi partisipatif. Journal of Social Empowerment, 7(1), 88–101.
Masrukan, M. (2022). Diversifikasi Pangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Magelang Melalui Pendekatan Sanitasi dan Keamanan Pangan untuk Memperolah Izin Edar Produk Makanan. Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna, 3(2), 1–9. https://doi.org/10.37631/psk.v3i2.575.
Nadhira, A. F., Melinda, B. I., Tazkia, F., Umam, M. K., Hammami, N. A., Mulyono, L. E. H., & Genadi, Y. D. (2025). Pengembangan Bisnis Berbasis Edu-Tourism Melalui Konsep Voluntrip oleh Loka Education di Gili Asahan. Jurnal Abdi Anjani, 3(1), 268-276.
Nugraheni, D., & Kurniawan, A. (2022). Pengembangan edupreneurship berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Jurnal Pemberdayaan dan Kewirausahaan, 4(2), 101–113.
Nurmadewi, D., Yuniati, S., Firdaus, M. V., & Rachman, I. M. (2024). Digital Marketing as a Tourism Village Marketing Strategy in East Java’s Horseshoe Region. Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 14(1), 46–53. https://doi.org/10.21456/vol14iss1pp46-53.
Prawira, N. G., Susanto, E., & Prawira, M. F. A. (2023). Visual Branding on Indonesian Tourism Destinations: Does It Affect Tourists? ABAC Journal, 43(1), 52–68. https://doi.org/https://doi.org/10.14456/abacj.2023.4.
Purnomo, A. M. (2025). The Future Research Opportunity of Community-Based Tourism. International Journal of Sustainable Competitiveness in Tourism, 4(1), 13–23. https://doi.org/10.34013/ijscot.v1i2.1728.
Putri, A., & Wicaksono, A. T. S. (2022). Pelatihan digital marketing untuk meningkatkan kapasitas wirausaha masyarakat berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 115–123.
Rahmawati, S., Arifin, M., & Salim, D. (2022). Digitalisasi dalam pemasaran desa wisata: Peluang dan hambatan. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata Digital, 2(3), 150–160.
Sari, D. P., & Nurhayati, L. (2022). Inovasi peralatan membatik untuk meningkatkan kualitas produksi dan efektivitas kerja perajin batik. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 45–53.
Sulkaisi, N., Emely, B., Saputra, S. E., Kemalasari, M., & Selvia, N. (2023). Digital Marketing: Pengaruh Konten Promosi Pariwisata Terhadap Kepuasan Wisatawan Dan Loyalitas Wisatawan. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), 3(3), 469–475. https://doi.org/10.47233/jebs.v3i3.1365.
Sumiati, S., & Panjaitan, H. (2022). Assistance In Brand Design And Product Packaging Of Msmes In Segunung Hamlet, Carang Wulung Village, Wonosalam District. International Journal Of Community Service, 2(1), 110–114. https://doi.org/10.51601/ijcs.v2i1.75.
Tumija, & Bagus Jadog. (2022). Pengelolaan Objek Wisata Pantai Oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Publik, 9(1), 23–39. https://doi.org/https://doi.org/10.33701/jekp.v9i1.2783.
Wibowo, A., & Prasetya, B. (2022). Tantangan pengembangan desa wisata: Kapasitas SDM dan manajemen pengelolaan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 5(1), 34–45.
Widodo, A. S., & Ramadhani, R. S. (2022). Efektivitas model pelatihan berbasis evaluasi pre-test dan post-test dalam meningkatkan kapasitas pembelajaran masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(2), 112–120.
Widyasari, Wulandari, S., Iqbal, M. R., & Yudhana, B. D. (2025). Packaging Design and Product Branding Training for Young Entrepreneurs in Waru Village, Sidoarjo, Indonesia. Nusantara Science and Technology Proceedings, 2025, 629–634. https://doi.org/10.11594/nstp.2025.4792.
Yogatama, A. N. (2022). Bagaimana Peran Sumber Daya Manusia Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata? Studi Pada Pariwisata Pantai Di Kabupaten Blitar. Journal of Global Business and Management Review, 4(1), 36–49. https://doi.org/10.37253/jgbmr.v4i1.6766.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










